Dikira Kutil, Ternyata "Benda" Ini Bisa Jadi "Malaikat Maut" Bagi Anak-Anak dan Orang Dewasa! Orang Tua Wajib Tahu!
Dikira
kutil, benda jadi malaikat maut untuk anak-anak, Misterikisah.com
~ Pengalaman ini begitu mnegejutkan banyk orang bahwa benda yang dikira kutil ternyata
bisa membawa kematian bagi siapa saja, baik anak-anak mau pun orang dewasa.
Dikutip
Misterikisah.com dari laman Pixp,
belum lama ini, ada seorang ibu yang sedang berjalan-jalan dengan anaknya,
Ricko, yang masih berumur 5 tahun. Ia anak yang sehat dan riang.
Sampai sutu hari, saat usai mandi dia berbicara dengan Bundanya.
“Bun, lihat aku punya tahi lalat disini!,” katanya sambil
menunjuk pipinya.
Setelah sang bunda melihat tahi lalat itu, dia merasa ada
yang janggal. Sisi tahi lalatnya berwarna kemerah-merahan, seperti infeksi.
Setelah dia mengamati dengan cermat, ternyata tahi lalat itu bisa bergerak dengan
sendirinya.
Bunda kemudian langsung memanggil sang ayah dan neneknya.
“Cepat lihat! tahi lalatnya bergerak! Bahkan ada
kaki-kaki tipis!,” ujarnya.
Tanpa pikir panjang lagi, nenek dengan berani menyentuh
tahi lalat itu dan mencoba untuk menariknya keluar, tapi sayangnya tahi lalat
ini tampak seperti menempel pada daging dan akan sangat sakit kalau ditarik
secara paksa.
“Sudah bu! Jangan ditarik lagi, nanti dia sakit! Kita
bawa ke dokter saja!,” katanya.
Sesampainya di rumah sakit, dokter langsung memeriksa Ricko
dan mengatakan sesuatu yang tak diduga.
"Untung kalian tak mencoba untuk menariknya sendiri,
karena tahi lalat ini sebenarnya adalah sejenis serangga yang bisa membuat
infeksi kulit dan daging. Serangga ini bisa juga punya kemampuan menggali
daging manusia jika terus dibiarkan. Tapi jika serangga ini dengan sengaja dicabut
tanpa penanganan profesional, serangga
ini bisa mengeluarkan racun dan infeksi yang parah,” terang sang dokter.
Dokter mengungkapkan baru-baru ini juga ada kasus seorang
pria tua yang digigit oleh jenis serangga yang sama, kemudian mencoba untuk
mencabut serangga itu.
“Malamya setelah dia mencabutnya, dia langsung mengalami
demam tinggi, kaki dan tangannya tidak bisa bergerak, dan beberapa hari
kemudian meninggal karena infeksi,” jelas dokter yang membuat keluarga ini
syok.
Setelah penelitian lebih lanjut, serangga ini dikenal
dengan nama kutu di Indonesia. Nah lalu apa bahaya yang bisa dibawa oleh kutu
ke dalam keluarga kita? Ini adalah hal penting yang harus kita ketahui. Kutu
yang berukuran sangat kecil mampu menembus kulit dan masuk sampai ke daging
bagian dalam. Kulit dan daging yang terluka akibat kutu tentu saja gampang
terkena infeksi dan hal ini akan menyebabkan infeksi berat, bahkan kematian
kalau tidak ditangani dengan baik dan tepat waktu
Tidak hanya itu, beberapa kutu juga tinggal di alam liar
dan hidup di atas beberapa tanaman. Mereka gsangat sensitif dengan keringat dan
cuaca panas mampu mendeteksi mangsa mereka dan melompat dari tempat mereka
menunggu ke atas mangsanya.
Oleh karena itu, para orangtua harus selalu waspada
karena anak-anak yang aktivitasnya cukup banyak di luar ruagan dan akan mudah
berkeringat dan menjadi target bagi para kutu ini.
Lalu apa yang harus di lakukan jika orang sekitar digigit
kutu? Pertama yang wajib diingat adalah, jangan pernah berani menarik kutu dari
tempatnya dengan pinset atau kuku secara langsung karena hal ini akan sangat
berbahaya. Kutu yang membawa virus serta cairan berbahaya akan mengeluarkan
cairan-cairan dan virus itu kalau mereka ditekan secara paksa.
Untuk itu, pakailah alkohol atau puntung rokok yang agak
didekatkan untuk membuka kulit tempat kutu itu berdiam dan membuat kutu itu
melepaskan kaki-kakinya. Hanya setelah itulah kita bisa menarik si kutu keluar
dengan pinset.
Bagaimana caranya supaya kita bisa terhindar dari makhluk
berbahaya ini? Tentunya untuk keamanan yang maksimal, perbanyak pemakaian
celana panjang, sepatu, dan baju lengan panjang, serta jauhi kegiatan piknik di
rumput, bahkan tiduran di atas rumput.
Namun tentu saja hal ini sangat sulit, terutama bagi
anak-anak yang sangat aktif. Jangan khawatir,
ANd juga bisa sedikit banyak mengatasi hal ini dengan mengoleskan obat
anti serangga saat bermain, dan jangan lupa untuk selalu memeriksa kondisi
tubuh anak-anak setelah mereka bermain. [MIsterikisah/ Px]




